bagi
| Spesifikasi | Tanaman/Situs | Objek Kontrol |
Dosis (dosis/hektahektar) |
| clothianidin 50%WDG | gandum | wereng | 60-150g/hektar |
| padi | lompatan padi | 120-150g/hektar | |
| tomat | bemisia tabaci | 90-120g/hektar |
|
Ngaran produk
|
Clothianidin
|
|||||
|
Informasi umum
|
Fungsi: Insektisida
|
|||||
|
Spesifikasi: 50%WDG
|
||||||
|
CAS: 210880-92-5; 205510-53-8
|
||||||
|
Pupuk agrikultur sing efektif
|
||||||
|
Toksikologi
|
Toksisitas Mulut LD50 akut untuk tikus jantan dan betina >5000 mg/kg. Toksisitas Kulit dan Mata LD50 percutaneus akut untuk tikus jantan dan betina >2000 mg/kg. Sedikit mengiritasi mata, bukan iritan kulit (kelinci). Bukan penyebab sensitisasi kulit (tikus guinea). LC50 inhalasi (4 jam) untuk tikus jantan dan betina >6,1 mg/l. NOEL (2 tahun) untuk tikus jantan 27,4, tikus betina 9,7 mg/kg b.b. harian; (1 tahun) untuk anjing jantan 7,8, anjing betina 8,5 mg/kg b.b. harian. Lainnya Tidak mutagenik. Tidak onkogenik pada tikus dan tikus putih. Tidak teratogenik pada tikus dan kelinci.
|
|||||
|
Aplikasi
|
Cara kerja Aktivitas translaminar dan sistemik akar. Penggunaan Insektisida tanah, daun, sawah dan benih, sedang dikembangkan untuk pengendalian serangga hisap dan kunyah di padi, buah-buahan dan sayuran, jagung dan kubis. Jenis formulasi FS. Produk terpilih: 'Dantotsu' (Sumitomo Chemical Takeda); 'Poncho' (Bayer CropScience, Sumitomo Chemical Takeda); 'Clutch' (Arvesta)
|
|||||
|
MOQ
|
2000kg
|
|||||
