bagikan
| Spesifikasi | Tanaman/Situs | Objek Pengendalian |
Dosis (dosis/hektar) |
| spiroxamine 500g/L EC | sereal | mildew bubuk | 500-750ml/hektar |
| anggur | Uncinula necator | 400ml/hektar |
|
Nama Produk
|
Spiroxamine
|
|||
|
Informasi Umum
|
Fungsi: Fungisida
|
|||
|
Spesifikasi: 95% TC 50% EC
|
||||
|
CAS: 118134-30-8
|
||||
|
Agrokimia tingkat tinggi
|
||||
|
Toksikologi
|
LD50 Akut oral untuk tikus jantan c. 595, tikus betina 500-560 mg/kg.
Kulit dan mata Akut percutaneus LD50 untuk tikus jantan >1600, tikus betina sekitar 1068 mg/kg b.b. Iritan kulit parah; bukan iritan mata (kelinci). Inhalasi LC50 (4 jam) untuk tikus jantan sekitar 2772, tikus betina sekitar 1982 mg/m3. NOEL (2 t) untuk tikus 70, tikus hamster 160 mg/kg pakan; (1 t) untuk anjing 75 mg/kg pakan. ADI 0,025 mg/kg b.b. Lainnya Tidak genotoksik; tidak ada efek spesifik pada reproduksi. Kelas toksisitas WHO (b.i.) II. |
|||
|
Aplikasi
|
Cara kerja Protektif, kuratif, dan sistimik fungisida eradikatif. Mudah menembus ke dalam jaringan daun, diikuti oleh
translokasi akropetal ke ujung daun. Didistribusikan secara merata di seluruh daun. Penggunaan Kontrol mildew bubuk pada serealia (Erysiphe graminis), pada 500-750 g/ha, dan pada anggur (Uncinula necator), pada 400 g/ha. Juga memberikan pengendalian yang baik terhadap karat (Rhynchosporium dan Pyrenophora teres), bersama dengan beberapa efek samping terhadap penyakit Septoria. Studi penetrasi telah menunjukkan bahwa campuran tangki dari spiroxamine dan triazol dapat memengaruhi positif penyerapan triazol pada tanaman. |
|||
|
MOQ
|
2000L
|
|||
