bagikan
| Spesifikasi | Tanaman/Situs | Objek Pengendalian |
Dosis (dosis/hektar) |
| hexaconazole 100g/L EC | beras | busuk selongsong | 450-750ml/hektar |
| beras | Penyakit busuk padi | 525-750ml/hektar | |
| Pohon apel | mildew bubuk | 75-100ml/hektar |
|
Nama Produk
|
Hexaconazole
|
|||
|
Informasi Umum
|
Fungsi: Fungisida
|
|||
|
Spesifikasi: 100g/L EC
|
||||
|
CAS: 79983-71-4
|
||||
|
Agrokimia tingkat tinggi
|
||||
|
Toksikologi
|
Toksisitas oral akut (tikus): LD50 1.750 mg/kg
Toksisitas dermal akut: LD50 >5.000 mg/kg Iritasi kulit: Sedikit mengiritasi Iritasi mata: Sedang mengiritasi Bukan penyebab sensitisasi kulit |
|||
|
Aplikasi
|
Digunakan untuk mengendalikan bercak putih pada anggur dan busuk hitam, scab apel, karat kopi. Fungisida sistemik triazol dengan spektrum luas yang memiliki tindakan protektif, erradikatif, dan kuratif. Ini merupakan inhibitor demetilasi sterol (DMI) yang mencegah sintesis ergosterol dalam membran sel, yang akan menyebabkan kematian jamur.
Tanaman: Rumput, pohon teh, sayuran, pohon buah, dll. Pengendalian: Pengendalian banyak jenis jamur, terutama Ascomycetes dan Basidiomycetes, misalnya Podosphaera leucotricha dan Venturia inaequalis pada apel, Guignardia bidwellii dan Uncinula necator pada anggur, Hemileia vastatrix pada kopi, dan Cercospora spp. pada kacang tanah, pada dosis 15-250 g/ha. Juga digunakan pada pisang, labu-labuan, cabai, dan tanaman lainnya. |
|||
|
MOQ
|
2000L
|
|||
